Dari Amirul Mukminin,
Abu Hafsh, Umar bin Khattab ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda,
‘Sesungguhnya
diterimanya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap
orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa berhijrah karena Allah
dan Rasul-Nya, maka hijrahnya akan diterima sebagai hijrah karena Allah dan
Rasul-Nya, dan barangsiapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang
hendak dinikahinya, maka ia akan mendapatkan apa yang ia tuju.” (HR.
Bukhari dan Muslim)
Memahami hadist di
atas, sudah seharusnya kita sebagai seorang muslim menjadikan setiap aktivitas
kita baik sekolah, kuliah, bekerja dan aktivitas lainnya hanya untuk Allah
yakni untuk beribadah kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam al-Qur’an yang
sekaligus selalu kita ucapkan dalam setiap shalat kita dan ketahuilah bahwa itu
adalah sebuah ikrar atau janji kita kepada Allah yang nantinya akan dimintai
pertanggungjawaban. “Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya
untuk Allah, Tuhan semesta Alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan demikianlah yang
diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri
(muslim) ” (QS. Al-An’am: 162-163)
Maka dari itu, jangan
sia-siakan kehidupan yang hanya sementara dan satu kali ini. Jadikan dunia ini
sebagai tempat untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya, agar kehidupan ini
lebih berarti dan bermakna sehingga kita akan memperoleh kesuksesan dan
prestasi yang membawa kebahagiaan dunia dan akhirat.
Silakan di SHARE
