Bismillah...
Assalamu'alaikum sahabad dakwah semuanya? Semoga selalu berjuang ISTIQOMAH dalam kebaikan, terkhusus dalam hal ini SHALAT BERJAMAAH
Dalil
dari Al-Qur’an Mengenai Wajibnya Shalat Berjama’ah di Masjid bagi Laki-Laki
“Dan
dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang
rukuk.”(QS. Al-Baqarah: 43) Ayat
tersebut menunjukkan perintah melaksanakan shalat bersama orang-orang yang
melaksanakan shalat yaitu dengan berjama’ah di masjid.
Hadits-Hadits Mengenai Wajibnya Shalat Berjama’ah di Masjid bagi Laki-Laki
********************************************************************************************************
Hadits 1: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Telah datang
kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seorang lelaki buta,
kemudian ia berkata, 'Wahai Rasulullah, aku tidak punya orang yang bisa
menuntunku ke masjid, lalu dia mohon kepada Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa
sallam agar diberi keringanan dan cukup shalat di rumahnya.' Maka
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan keringanan
kepadanya. Ketika dia berpaling untuk pulang, beliau memanggilnya, seraya
berkata, 'Apakah engkau mendengar suara adzan (panggilan) shalat?', ia
menjawab, 'Ya.' Beliau bersabda, 'Maka hendaklah kau penuhi (panggilan itu)’.
(HR. Muslim)
Pada hadits tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap
memerintahkan seorang laki-laki yang buta yang tidak memiliki penuntun untuk
tetap shalat berjama’ah di masjid. Maka bagaimana dengan kita yang masih bisa
melihat dengan jelas? Tentu lebih diwajibkan lagi.
Hadits 2: “Aku pernah berniat memerintahkan shalat agar didirikan kemudian akan
kuperintahkan salah seorang untuk mengimami shalat, lalu aku bersama beberapa
orang sambil membawa beberapa ikat kayu bakar mendatangi orang-orang yang tidak
hadir dalam shalat berjama'ah, dan aku akan bakar rumah-rumah mereka itu.”
(Muttafaq 'alaih)
Pada hadits di atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam
dengan tegas akan membakar rumah orang-orang yang tidak hadir shalat
berjama’ah. Maka ancaman tegas dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam tersebut menunjukkan wajibnya shalat berjama’ah di masjid bagi
seorang laki-laki.
Hadits 3: Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi shallallaahu alaihi wasallam bersabda,
'Barangsiapa mendengar panggilan adzan namun tidak mendatanginya, maka tidak
ada shalat baginya, terkecuali karena udzur (yang dibenarkan dalam agama)'.
(HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya, hadits shahih)
Pada hadits tersebut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan
“tidak ada shalat baginya”, hal ini menunjukkan wajibnya memenuhi panggilan
adzan bagi setiap laki-laki yang mendengarnya, yaitu dengan mendatangi masjid
untuk shalat berjama’ah.
Lalu bagaimana dengan perempuan???
Adapun untuk perempuan maka lebih baik shalat di rumahnya sendiri. Rasulullah Saw bersabda “Sebaik-baik tempat shalat bagi kaum wanita adalah bagian paling dalam
(tersembunyi) dari rumahnya.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi, hadits shahih)
Namun, seorang suami hendaknya tidak menghalangi istrinya yang hendak pergi
ke masjid untuk ikut shalat berjama’ah dengan syarat menutup aurat dan tidak
memakai wangi-wangian serta memperhatikan adab-adab yang lain. sebagaimana sabda Rasulullah Saw, "Jangan kamu melarang istri-istrimu (shalat) di masjid, namun rumah
mereka sebenarnya lebih baik untuk mereka." (HR. Ahmad, Abu Daud dan
Al-Hakim, hadits shahih)
Rasulullah Saw juga bersabda, "Janganlah kalian melarang para wanita (pergi) ke masjid dan hendaklah
mereka keluar dengan tidak memakai wangi-wangian." (HR. Ahmad dan Abu
Daud, hadits shahih)
KEUTAMAAN SHALAT BERJAMAAH DI MASJID
**************************************************************
1. Shalat berjama'ah di masjid lebih baik 27 kali dari pada
shalat sendirian
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallambersabda, 'Shalat berjama'ah dua puluh tujuh kali lebih
utama daripada shalat sendirian. (Muttafaq 'alaih)
2. Dinaikkan derajatnya dan dihapuskannya dosa pada setiap
langkah kaki seseorang yang menuju ke masjid untuk shalat berjama’ah
3. Dibacakan shalawat dan dido’akan oleh para malaikat
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, 'Bersabda
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, 'Shalat seseorang dengan
berjama'ah lebih besar pahalanya sebanyak 25 atau 27 derajat daripada shalat di
rumahnya atau di pasar (maksudnya shalat sendirian). Hal itu dikarenakan
apabila salah seorang di antara kamu telah berwudhu dengan baik kemudian pergi
ke masjid, tidak ada yang menggerakkan untuk itu kecuali karena dia ingin
shalat, maka tidak satu langkah pun yang dilangkahkannya kecuali dengannya dinaikkan
satu derajat baginya dan dihapuskan satu kesalahan darinya sampai dia
memasuki masjid. Dan apabila dia masuk masjid, maka ia terhitung shalat selama
shalat menjadi penyebab baginya untuk tetap berada di dalam masjid itu, dan malaikat
pun mengucapkan shalawat kepada salah seorang dari kamu selama dia
duduk di tempat shalatnya. Para malaikat berkata, 'Ya Allah, berilah rahmat
kepadanya, ampunilah dia dan terimalah taubatnya.' Selama ia tidak berbuat hal
yang mengganggu dan tetap berada dalam keadaan suci'. (Muttafaq 'alaih)
4. Dapat berkumpul dengan orang-orang shalih, dan
keutamaan-keutamaan lainnya
Laki-laki, Mari Shalat Berjama’ah di Masjid
Melalui kesempatan ini, kami mengajak setiap laki-laki muslim untuk senantiasa
melakukan shalat berjama’ah di masjid. Semoga Allah memudahkan setiap langkah
kaki kita menuju masjid.
Tunjukkan bahwa dirimu laki-laki dengan merutinkan shalat berjama’ah di
masjid
SEMOGA BERMANFAAT
Silakan di SHARE

